Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah 13. وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ جَمِيعًا مِّنْهُ ۚ (Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya) Yakni Allah SABDAweb 2Kor 5:17. Orang yang sudah bersatu dengan Kristus, menjadi manusia baru sama sekali. Yang lama sudah tidak ada lagi--semuanya sudah menjadi baru. TSI (2014) Yang penting, ketika seseorang bersatu dengan Kristus, dia menjadi ciptaan baru! Cara hidup yang lama sudah berlalu. Segalanya menjadi baru! Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Allah begitu baik pada si pemazmur. Dia mengucap syukur atas keamanan masa depannya, bahwa ‘berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya’ (Ay.15). Dia mengucap syukur atas perbuatan Allah di masa lalu, kemudian menyatakan ‘Engkau telah membuka ikatan-ikatanku!’ (Ay.16). Terkadang ucapan syukur itu mudah. Kita haruslah mengikuti teladan dan ajaran Tuhan, yang berfirman, “… Kamu hendaknya mengatakan di dalam hatimu: Biarlah Allah mengadili antara aku dengan engkau, dan mengupah engkau sesuai dengan perbuatanmu” (A&P 64:11). Kebersamaan (Ma'iyah) Allah bagi hamba-Nya ada dua macam: satu,bersifat khusus yang mengharuskan adanya pertolongan dan bantuan. Kebersamaan ini disebutkan dalam hadis tersebut. Kedua, bersifat umum yang mengharuskan adanya ilmu dan pengetahuan. Kebersamaan seperti ini merupakan sifat yang nyata dan pantas bagi Allah -Ta'ālā-. Niniwe adalah ”kota penumpahan darah”. ( Nahum 1:1; 3:1, 6) ”Orang yang suka menumpahkan darah . . . sangat Yehuwa benci,” kata Mazmur 5:6. Reruntuhan Niniwe membuktikan bahwa Allah bertindak sesuai dengan perkataan-Nya. Kekerasan berawal dari musuh utama Allah dan manusia yaitu Setan Si Iblis. Yesus Kristus menyebut dia ”pembunuh”. BIARLAH ALLAH YANG MENJADI HAKIM Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, serahkanlah semuanya ke dalam tangan Tuhan yang akan menghakimi kita semua PERANG ini menjadi abadi dan masyhur dalam sejarah Islam, antara lain karena diikuti dengan turunnya firman Allah Ta'ala sebagaimana tercantum dalam Al-Qur'an (Surah Al-Ahzab). Untuk pertama kalinya dalam usia yang masih muda, kaum muslimin di Madinah dikepung oleh kurang lebih 10.000 orang pasukan musyrikin, yang terdiri dari berbagai suku dan kabilah. Pasukan itu diperkuat lagi […] 128 likes, 33 comments - riasunesta on July 2, 2022: "Akhirnya setelah lewat 3 bulan, gw bisa & mampu Post & tulis ini…udah gak mau Nangis lagi.. ber" Ukrp.